087894224928

Surabaya - Jawa Timur

JUALAN PULSA KINI MENJADI LEBIH GAMPANG !

Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 April 2022

Influencer Di Endorse Investasi Bodong Bisa Dipenjara [ Kalau di Australia yaa..]

“Pikirkan tentang konten anda dengan hati-hati dan entah anda menyediakan jasa finansial tanpa lisensi seperti, saran produk-produk finansial atau pengaturan keuangan,” tulis ASIC. “Jika anda berada di dalam jasa bisnis dan finansial, anda harus mengantongi lisensi AFS (Australian Financial Services).”



Istilah `financial influencer' atau `finfluencer biasanya untuk beberapa individu pembuat konten (content creator) di media sosial yang isi kontennya berisi seputar masalah finansial seperti produk-produk finansial, pengelolaan keuangan, dan investasi yang menjanjikan. Walaupun banyak sekali yang menjadi 'finfluencer, tetapi hanya sedikit yang mengantongi lisensi jasa finansial.


Australia terkenal banyak sekali finfluencer, dan mereka membuat konten media sosial tanpa mengantongi lisensi. Tetapi, di 2022 hal itu sudah tidak diperbolehkan lagi. Bisnis apapun yang menyediakan jasa finansial, harus mengantongi lisensi seperti yang diumumkan ASIC (Australian Securities and Investments Comission) 




Hal ini dimungkinkan untuk orang-orang tidak sembarangan memberikan pengetahuan investasi tanpa ada dasar dan jaminan dari pihak-pihak berwenang. 


Bahkan seorang finfluencer Australia, Tyson Scholz, dengan 22.500 pengikut sedang menjalani persidangan karena dituntut oleh ASIC. Finfluencer ini menggelar pelatihan dan seminar tentang trading sekuritas tanpa lisensi yang dipromosikan melalui akun Instagram dan Twitter. Tyson berpotensi mendekam lima tahun dipenjara. 





Bagaimana dengan Indonesia? "WAH MURAH BANGET" "CUAN CUAN CUAN"




Tags:

#bisnis #keuangan #finansial #jasakeuangan #influencer #financialservices #money #finfluencer #financial #financialinfluencer #finance #business #smallbusiness #financialfreedom #financialadvisor #supportsmallbusiness #businessowner #bisnisonline #peluangusaha #peluangbisnis 

#likeforlikes #fyp #followforfollow #dnapro #binomo #binaryoption 

Jumat, 11 Maret 2022

Parahnya Doktrin Pialang Forex dan Saham Abal - Abal





Seperti inilah doktrin perusahaan terlaknat makelar berjangka. Tidak jauh beda dengan moneygame berkedok MLM seperti QNet, bahkan ini lebih parah lagi.

Bagi yang pernah bekerja di perusahaan investasi finansial , atau apa saja yang punya embel-embel Berjangka & Futures, pasti pernah didoktrin seperti ini.

Bicara soal kesuksesan, kekayaan, sebulan 2 miliar dikatakan kecil, sebulan 10 miliar bisa didapatkan.


Bullshit ?


Doktrin pada bawahan-bawahannya yang masih culun & minim wawasan serta pengalaman, diajarkan dari leadernya untuk menjadi pribadi yang hedonis & konsumtif. Mereka tidak peduli menjerat nasabahnya dengan segala cara, karena mereka semua didoktrin bahwa kekayaan & uang yang melimpah langsung ada di hadapan mereka.


Mengapa perusahaan pialang berjangka yang punya embel-embel berjangka & futures sangat meresahkan, bagi karyawan yang bekerja di dalamnya dan juga nasabahnya???, terutama PT. Rifan Financindo Berjangka yang dimasukkan sebagai pialang/makelar berjangka paling aktif ternyata sistemnya juga sangat keji & sadis diantara makelar berjangka yang lain.






Seperti apa sistem kerja di dalamnya, maka wajar saja setiap hari selalu buka lowongan karyawan, dan karyawan yang keluar dan gak betah juga sangat banyak.


1. Karyawan yang bekerja di dalamnya apapun bagiannya, untuk bisa dapat gaji harus mencari nasabah yang bersedia deposit investasi minimal 100 juta, tanpa dapat nasabah yang terjerat, gak akan dapat gaji selama bekerja, bahkan konsumsi pun tidak disediakan.


2. Karyawan yang bekerja akan selalu ditekan leader-leadernya, bahkan dipaksa untuk kejar target dan harus dapat nasabah yang mau investasi minimal 100 juta, kalau belum dapat nasabah atau belum ada target untuk bisa bertemu janji dengan nasabah yang investasi, karyawannya ditahan di kantor tidak boleh cepat pulang, bahkan pulang harus tengah malam atau jam 1 - 2 malam sampai dapat nasabah yang bisa bertemu janji untuk investasi.


3. Mereka para karyawannya memainkan saham uang nasabah yang investasi 100 juta, uang nasabah yang dimainkan sengaja mereka buat kalah, kemudian mereka beralasan ke nasabah bahwa uang investasi sebelumnya akan hangus bila tidak investasi lagi, kemudian nasabah dipaksa untuk investasi lagi hingga ratusan juta lagi, kemudian mereka mainkan lagi dan mereka buat kalah lagi, nasabah suruh investasi lagi dan seterusnya. Sehingga kalau marak dan banyak kabar berita, banyak masyarakat yang melaporkan tertipu investasi bodong, kebanyakan nasabahnya terkena jebakan seperti ini.


4. Para karyawannya kalau dapat uang dari nasabah, selalu diajari leader-leadernya untuk berfoya-foya, hidup hedon dan konsumtif, kalau ada karyawan punya barang murah, akan dibully sama sesama rekan kerjanya terutama sama leadernya. Bahkan karyawannya makan di warteg atau warung di pinggir jalan pada dibully dikatakan gak level dan sejenisnya. Mereka diajari makan uang nasabahnya untuk beli barang-barang mewah seperti mobil, iphone yang cangih, tas hermes untuk karyawan wanita yang harganya puluhan juta, sepatu, tas, ransel yang harganya harus jutaan rupiah. Itu semua dari uang nasabah yang mereka mainkan lau mereka buat kalah. Sistem dan tata caranya lebih keji dari pada korupsi & judi, mereka ditanamkan agar menjadi mental bandit, mental perampok yang hobi bergaya hedonis & konsumtif entah pria maupun wanita yang bekerja di dalamnya.


5. Apabila ada karyawan memberikan penilaian kepuasan pelanggan kepada nasabahnya, akan dimarahi dan diomeli oleh leadernya yang bermental bandit. Karyawan tidak boleh mengkritik keputusan bos-bos leader mereka yang terlaknat.


6. Ketika seorang karyawan menanyakan managemen resikonya kalau nasabah rugi kepada leadernya, karyawannya justru malah dimarahi oleh atasannya / leader di kantornya.
.
Itu tadi hanya sedikit diantara ribuan kebusukan sistem di perusahaan makelar berjangka yg terlalu keji dan sadis. Karena saya sendiri sering ditelepon, dijapri melalui WhatsApp dari karyawan salah satu perusahaan futures. Anehnya rebutan antar karyawan yang berbeda-beda dan nomor yang berbeda-beda, kebanyakan yang menghubungi saya itu karyawan wanita, bahkan sampai ngemis-ngemis mohon-mohon untuk ketemu dengan saya, dan untuk prospek saya, dan saya ini akan mereka jadikan sebagai target nasabah yang harus bersedia investasi minimal 100 juta setiap 3 bulan sekali.


Yang punya pengalaman atau cerita, baik yang pernah bekerja di dalamnya, atau yang pernah ditarget menjadi nasabahnya, atau yang pernah investasi di dalamnya, atau yang akan melamar masuk kerja di dalamnya bisa saling berbagi cerita di komentar


Karena perusahan tersebut sangat keji lebih busuk daripada bandar judi maupun komplotan koruptor.

Sabtu, 12 Februari 2022

Apa itu NFT ? Gozali - Crypto - Langsung Auto Kaya ?

Apa itu Token Non-Fungible (NFT)?




Token atau NFT yang tidak dapat dipertukarkan adalah aset kriptografi pada blockchain dengan kode identifikasi dan metadata unik yang membedakannya satu sama lain. Tidak seperti cryptocurrency, mereka tidak dapat diperdagangkan atau ditukar pada kesetaraan. Ini berbeda dari token yang dapat dipertukarkan seperti cryptocurrency, yang identik satu sama lain dan, oleh karena itu, dapat digunakan sebagai media untuk transaksi komersial.


APA YANG PERLU ANDA KETAHUI

  • NFT adalah token kriptografi unik yang ada di blockchain dan tidak dapat direplikasi.
  • NFT dapat digunakan untuk mewakili barang-barang dunia nyata seperti karya seni dan real-estate.
  • "Menjadikan tokenisasi" aset berwujud dunia nyata ini memungkinkan mereka untuk dibeli, dijual, dan diperdagangkan secara lebih efisien sambil mengurangi kemungkinan penipuan.
  • NFT juga dapat digunakan untuk mewakili identitas individu, hak milik, dan banyak lagi.


Konstruksi yang berbeda dari setiap NFT memiliki potensi untuk beberapa kasus penggunaan. Misalnya, mereka adalah kendaraan yang ideal untuk secara digital mewakili aset fisik seperti real estat dan karya seni. Karena didasarkan pada blockchain, NFT juga dapat digunakan untuk menghapus perantara dan menghubungkan artis dengan audiens atau untuk manajemen identitas. NFT dapat menghapus perantara, menyederhanakan transaksi, dan menciptakan pasar baru.





Pada awal Maret, sekelompok NFT karya seniman digital Beeple terjual lebih dari $69 juta. Penjualan tersebut menjadi preseden dan rekor untuk karya seni digital paling mahal yang terjual sejauh ini. Karya seni itu adalah kolase yang terdiri dari 5.000 hari pertama Beeple bekerja.


Sebagian besar pasar NFT saat ini berpusat di sekitar barang koleksi, seperti karya seni digital, kartu olahraga, dan barang langka. Mungkin ruang yang paling hyped adalah NBA Top Shot, tempat untuk mengumpulkan momen NBA tokenized non-fungible dalam bentuk kartu digital. Beberapa dari kartu ini telah terjual jutaan dolar


Baru-baru ini, Jack Dorsey dari Twitter men-tweet tautan ke versi token dari tweet pertama yang pernah ditulis di mana dia menulis "hanya menyiapkan twttr saya." Versi NFT dari tweet pertama telah ditawar hingga $2,5 juta.3






Memahami NFT

Seperti uang fisik, cryptocurrency dapat dipertukarkan yaitu, mereka dapat diperdagangkan atau ditukar, satu sama lain. Misalnya, satu Bitcoin selalu sama nilainya dengan Bitcoin lainnya. Demikian pula, satu unit Eter selalu sama dengan unit lain. Karakteristik fungibilitas ini membuat cryptocurrency cocok untuk digunakan sebagai media transaksi yang aman dalam ekonomi digital.


NFT menggeser paradigma kripto dengan membuat setiap token unik dan tak tergantikan, sehingga tidak memungkinkan satu token yang tidak dapat dipertukarkan sama dengan yang lain. Mereka adalah representasi digital dari aset dan telah disamakan dengan paspor digital karena setiap token berisi identitas unik yang tidak dapat dipindahtangankan untuk membedakannya dari token lainnya. Mereka juga dapat diperluas, artinya Anda dapat menggabungkan satu NFT dengan yang lain untuk "mengembangkan" NFT ketiga yang unik.


Sama seperti Bitcoin, NFT juga berisi detail kepemilikan untuk memudahkan identifikasi dan transfer antar pemegang token. Pemilik juga dapat menambahkan metadata atau atribut yang berkaitan dengan aset di NFT. Misalnya, token yang mewakili biji kopi dapat diklasifikasikan sebagai perdagangan yang adil. Atau, seniman dapat menandatangani karya seni digital mereka dengan tanda tangan mereka sendiri di metadata.


NFT berevolusi dari standar ERC-721. Dikembangkan oleh beberapa orang yang sama yang bertanggung jawab atas kontrak pintar ERC-20, ERC-721 mendefinisikan antarmuka minimum – detail kepemilikan, keamanan, dan metadata – yang diperlukan untuk pertukaran dan distribusi token game. Standar ERC-1155 membawa konsep lebih jauh dengan mengurangi biaya transaksi dan penyimpanan yang diperlukan untuk NFT dan menggabungkan beberapa jenis token yang tidak dapat dipertukarkan ke dalam satu kontrak.


Mungkin kasus penggunaan paling terkenal untuk NFT adalah cryptokitties. Diluncurkan pada November 2017, cryptokitties adalah representasi digital kucing dengan identifikasi unik di blockchain Ethereum. Setiap kucing unik dan memiliki harga dalam eter. Mereka bereproduksi di antara mereka sendiri dan menghasilkan keturunan baru, yang memiliki atribut dan penilaian yang berbeda dibandingkan dengan orang tua mereka. Dalam beberapa minggu setelah diluncurkan, cryptokitties mengumpulkan basis penggemar yang menghabiskan $ 20 juta untuk membeli eter, memberi makan, dan memelihara mereka. Beberapa penggemar bahkan menghabiskan lebih dari $ 100.000 untuk upaya tersebut.


Sementara kasus penggunaan cryptokitties mungkin terdengar sepele, yang berhasil memiliki implikasi bisnis yang lebih serius. Misalnya, NFT telah digunakan dalam transaksi ekuitas swasta serta transaksi real estat. Salah satu implikasi dari memungkinkan beberapa jenis token dalam kontrak adalah kemampuan untuk menyediakan escrow untuk berbagai jenis NFT, dari karya seni hingga real estat, ke dalam satu transaksi keuangan.


Mengapa Token Non-Fungible Penting?


Token yang tidak dapat dipertukarkan adalah evolusi dari konsep cryptocurrency yang relatif sederhana. Sistem keuangan modern terdiri dari sistem perdagangan dan pinjaman yang canggih untuk berbagai jenis aset, mulai dari real estat hingga kontrak pinjaman hingga karya seni. Dengan mengaktifkan representasi digital dari aset fisik, NFT merupakan langkah maju dalam penemuan kembali infrastruktur ini.


Yang pasti, gagasan representasi digital dari aset fisik bukanlah hal baru dan juga bukan penggunaan identifikasi unik. Namun, ketika konsep-konsep ini digabungkan dengan manfaat dari blockchain kontrak pintar yang tahan terhadap kerusakan, maka mereka menjadi kekuatan yang kuat untuk perubahan.


Mungkin, manfaat NFT yang paling jelas adalah efisiensi pasar. Konversi aset fisik menjadi aset digital menyederhanakan proses dan menghilangkan perantara. NFT yang mewakili karya seni digital atau fisik pada blockchain menghilangkan kebutuhan akan agen dan memungkinkan seniman untuk terhubung langsung dengan audiens mereka. Mereka juga dapat meningkatkan proses bisnis. Misalnya, NFT untuk botol anggur akan memudahkan berbagai pelaku dalam rantai pasokan untuk berinteraksi dengannya dan membantu melacak asal, produksi, dan penjualannya melalui seluruh proses. Perusahaan konsultan Ernst & Young telah mengembangkan solusi semacam itu untuk salah satu kliennya.6


Token yang tidak dapat dipertukarkan juga sangat baik untuk manajemen identitas. Pertimbangkan kasus paspor fisik yang perlu ditunjukkan di setiap titik masuk dan keluar. Dengan mengubah paspor individu menjadi NFT, masing-masing dengan karakteristik pengenal uniknya sendiri, dimungkinkan untuk merampingkan proses masuk dan keluar untuk yurisdiksi. Memperluas kasus penggunaan ini, NFT dapat digunakan untuk manajemen identitas dalam ranah digital juga.


NFT juga dapat mendemokratisasikan investasi dengan mengelompokkan aset fisik seperti real estat. Jauh lebih mudah untuk membagi aset real estat digital di antara banyak pemilik daripada yang fisik. Etika tokenisasi itu tidak perlu dibatasi pada real estat; itu dapat diperluas ke aset lain, seperti karya seni. Jadi, sebuah lukisan tidak harus selalu memiliki satu pemilik. Setara digitalnya dapat memiliki banyak pemilik, masing-masing bertanggung jawab atas sebagian kecil dari lukisan itu. Pengaturan semacam itu dapat meningkatkan nilai dan pendapatannya.


Kemungkinan paling menarik untuk NFT terletak pada penciptaan pasar dan bentuk investasi baru. Pertimbangkan sebidang real estat yang dibagi menjadi beberapa divisi, yang masing-masing memiliki karakteristik dan jenis properti yang berbeda. Salah satu divisi mungkin berada di sebelah pantai sementara yang lain adalah kompleks hiburan dan, satu lagi, adalah distrik perumahan. Tergantung pada karakteristiknya, setiap bagian tanah itu unik, harganya berbeda, dan diwakili dengan NFT. Perdagangan real estat, urusan yang kompleks dan birokratis, dapat disederhanakan dengan memasukkan metadata yang relevan ke dalam setiap NFT yang unik.


Decentraland, platform realitas virtual di blockchain Ethereum, telah menerapkan konsep seperti itu.7 Karena NFT menjadi lebih canggih dan terintegrasi dalam infrastruktur keuangan, dimungkinkan untuk menerapkan konsep yang sama dari sebidang tanah yang diberi token, berbeda dalam nilai dan lokasi , di dunia fisik.


 (FAQ)

Apa saja contoh token yang tidak dapat dipertukarkan?

Token yang tidak dapat dipertukarkan secara digital dapat mewakili aset apa pun, termasuk aset online saja seperti karya seni digital dan aset nyata seperti real estat. Contoh lain dari aset yang dapat diwakili oleh NFT termasuk item dalam game seperti avatar, koleksi digital dan non-digital, nama domain, dan tiket acara.


Bagaimana cara membeli NFT?

Banyak NFT hanya dapat dibeli dengan Ether, jadi memiliki beberapa cryptocurrency ini—dan menyimpannya di dompet digital—biasanya merupakan langkah pertama. Anda kemudian dapat membeli NFT melalui salah satu pasar NFT online, termasuk OpenSea, Rarible, dan SuperRare.


Apakah token yang tidak dapat dipertukarkan aman?

Token yang tidak dapat dipertukarkan, yang menggunakan teknologi blockchain seperti cryptocurrency, umumnya aman. Sifat terdistribusi dari blockchain membuat NFT sulit, meskipun bukan tidak mungkin, untuk diretas. Salah satu risiko keamanan untuk NFT adalah Anda dapat kehilangan akses ke token non-sepadan Anda jika platform yang menghosting NFT gulung tikar.


sumber: investopedia

Senin, 07 Februari 2022

Facebook Ads dan Marketplace yang semakin menjadi ajang iklan 'sampah' di media sosial

 


Oalahhh..astagfirulahhh...tapi keren juga ya iklannya nampilin b*k*ng + ba**k, cocok nih produknya buat bapak-bapak yang kejantanannya mulai dipertanyakan. Namun saya berpikir, apakah iklan ini muncul juga di marketplace facebook istri saya ? Jeng-jeng...ternyata muncul juga ! Gimana kalau yg ngelihat anak-anak ? Gila deh facebook kok ngijinin iklan model gini ? Algoritmanya bagaimana sih ?


Ini menjadi episode 'kesel' saya ke sekian kalinya kepada Facebook, kini berjualan produk yg menyerempet dunia digital semisal ANTENA TV DIGITAL atau receiver / STB digital, ini otomatis di tolak karena memang facebook marketplace melarang berjualan produk media digital seperti berlangganan disney+ netflix dll. Imbasnya semua yg berhubungan dengan TV + Digital sepertinya akan susah masuk ke saringannya marketplace. Walaupun anda memanfaatkan produk FBADS yang notabene berbayar, ini tetap saja enggagement-nya iklan dan leads ke salesnya sangat jauh dibanding iklan vitamale yg muncul terus diberanda padahal iklan itu GRATIS di marketplace.



Saya diperkenalkan dengan tokoh internet marketers (Imers) diatas sekitar tahun 2013, ketika salah satu teman ikutan workshopnya di kota surabaya. Saking getolnya teman saya ini menggeluti imers, facebook saya "terbanjiri" oleh timeline nya teman saya yg berjualan jas hujan lewat kaskus jaman itu. Namun hal yg jadi keheranan saya adalah, iklannya si dewa selling ini ikutan juga muncul di beranda, baik berupa tawaran buku, seminar bahkan aplikasi pencari calon pembeli. 

Secara tidak sengaja pada tahun-tahun 2013 itu, saya tersadar dan menemukan bahwa ini adalah sebuah algoritma yang diberikan oleh facebook ke iklan (berbayar) menjadi sesuai dengan apa yg saya sedang "getol" scroll di facebook. Dan kecurigaan saya menjadi nyata saat PILPRES 2014, team jokowi sangat sadar akan facebook ads dan mulai menampilkan iklan tidak langsung melalui media atau surat kabar online yg beriklan melalui berita bombastis yg menyanjung prestasi jokowi. Dan ini berhasil menjadikan jokowi media darling sampai hasilnya terbukti menjadi presiden RI ke-7.





Saya pun menjadi tertarik mempelajarinya sembari mengikuti timeline si teman yg juga jualannya laris akibat facebook ads, namun saya belajarnya melalui help dan praktek langsung di facebooknya. Waktu itu saya jualan software display informasi kepada rumah sakit se NKRI. Bener sekali larisnya bukan main, dengan menargetkan iklan ke mereka yg bekerja sebagai tenaga kesehatan, dokter dan "kementrian kesehatan Republik Indonesia". Sekali iklan tayang dengan budget cuman 100rb, telpon-sms-wa berdering tiada hentinya. Iklan saya sukses karena tampil di timeline facebook orang yang sesuai dengan produk yg saya tawarkan.

Pola keberhasilan FBads melalui iklan tertarget ini juga saya terapkan saat berjualan jasa parabola mini dan tv kabel hotel disekitar tahun 2017 - 2020, larisnya bukan main sampai saya memiliki karyawan dan teknisi lepas diberbagai daerah se NKRI. Manis banget dijaman sebelum pandemi itu dan semuanya terhenti saat pandemi. Ohhh corona menjadi kambing hitam bagi saya, mungkin daya beli masyarakat menurun. Saya mundur aja dulu mungkin ini saatnya belajar lagi, gak usah dipaksakan wong masyarakat lagi susah bareng-bareng.





Terkejutnya saya ketika di tahun 2021 ada selentingan dari dewanya Imers Indonesia yg menyatakan mundur dari dunia periklanan FBads+IG, walau sebagian orang menganggap ini gimmick namun mereka yg saya anggap angkatan awal yg sempet rame bersliweran dengan tawaran seminar-buku-workshop FBads, kini tak muncul lagi diberbagai platform media sosial. Malah yg rame cara marketing dengan flexing kekayaan dengan bermewah-mewah namun ujungnya jualan produk. Fenomena apakah ini ?





Algoritma FBads telah berubah semenjak markZ dipanggil senat amerika dan secara tidak langsung menekan mereka untuk tidak mencuri data preferensi pelanggan. Ya tentu saja ini berdampak baik bagi politik di amerika dan negara manapun karena kejadian ketika paman donald trump pada 2016 banyak menggunakan facebook untuk menggiring opini publik. Juga banyak kejadian pergolakan politik yg dikompori oleh FB dengan algoritmanya.


Jadi ketika FB menghilangkan sedikit algoritma yg berhubungan dengan preferensi pengguna FB, maka ini menjadikan efek yg buruk kepada keberhasilan penawaran barang dan jasa yg saya lakukan selama ini. Terjawab sudah iklan saya menjadi melenceng karena FBads menyajikan iklan saya ke orang yang tidak benar. Masak sih saya iklan TV kabel ke bapak-bapak yang mencari obat kuat nyogrok ba**k ? Apa saya jualan obat kuat aja kali ya ? Eaaalaahhhhh ...

Sabtu, 05 Februari 2022

Flexing - Sebuah Fenomena yang Sebenarnya Biasa-Biasa Saja

Sembari nyeruput susu coklat yang manis dan segar di pagi hari, saya menikmati video terbaru yang diunggah Tjandra Tedja. Tedja, yang aktif memberitakan mengenai masalah “robot trading”, money game, dan hal sejenis, menceritakan fenomena “flexing” yang ramai dibicarakan warganet Indonesia beberapa hari belakangan. Dalam video tersebut, dengan membandingkan “orang kaya beneran” seperti pemilik Djarum atau BCA yang tampil sederhana meskipun memiliki kekayaan yang luar biasa, dengan “crazy rich” seperti Indra Kesuma (indrakenz) yang memamerkan kekayaan yang ia dapat sebagai affiliator Binomo (salah satunya), Tedja mengatakan bahwa banyak orang terjebak dalam perangkap “flexing” ini.


Bagi yang terbiasa menggunakan Instagram (atau mungkin TikTok dan platform sejenis), fenomena flexing bukanlah sesuatu yang baru. Media yang mengutamakan postingan berupa audio-visual (gambar dan video) tersebut dapat membuat seseorang menciptakan realita mereka sendiri. Dengan sedikit manipulasi di sana-sini, realita yang mereka ciptakan bisa jauh berbanding terbalik dengan kehidupan nyata yang mereka jalani sehari-hari. Contoh nyata dari hal ini? Postingan Oceane El Himer yang memposting foto di sebuah kelas bisnis pesawat terbang, meskipun kenyataan mengatakan bahwa ia terbang menggunakan kelas ekonomi yang ramai pada Juni 2021 lalu.


Bagi penggiat MLM, money game, dan bisnis-bisnis serupa demikian, flexing sangat diharapkan untuk dilakukan. Dengan melakukan ini, diharapkan calon “pelanggan” dapat terpincut foto-foto yang dipamerkan, sehingga mereka mau menjadi downline kita. Dalam kasus MLM, ia diharapkan dapat ikut berpartisipasi, membeli produk ataupun menjadi bawahan kita dalam skema MLM, entah matahari atau binary. Dalam money game, flexing dapat membantu kita menarik banyak calon korban baru, mengambil uang mereka.


Banyak contoh mengenai flexing ini. Dalam kasus MLM, MSS, PT. BEST, dan perusahaan sejenis, memamerkan foto di depan mobil, rumah, ataupun bonus yang didapatkan merupakan hal utama yang harus dilakukan untuk meyakinkan orang lain bahwa bisnis tersebut menguntungkan. Dengan menunjukan kekayaan pemilik perusahaan ataupun member yang meraih banyak bonus, diharapkan dapat memastikan kebenaran kepada khalayak bahwa perusahaan tersebut bonafide, benar-benar dapat menjamin penghasilan yang mapan. Dalam kasus money game, seperti Vtube, flexing yang dilakukan tidak hanya dengan memamerkan mobil yang ditempeli stiker Vtube semata. Dalam banyak kasus, mereka memamerkan uang hasil penjualan VP, ataupun memposting dan menyebarkan postingan yang menggambarkan seseorang yang sedang melakukan fast track.


Mengingat sekarang kita hidup dalam dunia yang hiperrealis, ketika kebenaran kita lihat tidak seperti yang digambarkan sesungguhnya, fenomena flexing akan terus berlanjut. Dan, dalam bisnis MLM, money game, serta bisnis sejenis, flexing malah menjadi semacam kewajiban yang harus dilakukan. Akan sulit membayangkan sebuah MLM atau money game bisa menggaet banyak korban jika tidak ada orang atau kelompok yang flexing, dan menyebarkannya…


*)disadur dari grup MAP

Rabu, 02 Februari 2022

Dummy Leader dan Afiliator Money Game Ponzi

Dalam pembentukan sebuah skema ponzi dan money game, setelah perangkat utama ada (program bisnis atau aplikasi) maka yang dibentuk adalah jaringan.




Disinilah muncul yang saya sebut Dummy Leader (leader boneka/disingkat DL) yaitu orang-orang yang memang sengaja direkrut menjadi pembuka jalan dan membentuk jaringan ke bawah (pertama kali saya gunakan kata DL ini dalam kasus VTube). 


Biasanya memang yang sudah berpengalaman dalam bisnis jaringan hingga sudah memiliki kemampuan membaca target pasar, menguasai emosi konsumen, dan mampu mempengaruhi massa dengan ucapan/tulisannya.


Tugas mereka adalah membuat promosi seluas-luasnya, merekrut member sebanyak-banyaknya, menjadi pintu tanya jawab dengan calon member, mengarahkan solusi bagi kelompok dibawahnya, bahkan menjadi tukang debat paling depan jika bertemu yang anti/haters.





Secara umum mereka adalah kaki tangan bahkan tangan kanan perusahaan.Tentu ada semacam komisi/bonus tertentu yang diperoleh  dengan peran yang mereka mainkan. Ada yang berbentuk komisi perekrutan, komisi deposit/top up, bonus defense media, dan bahkan mungkin sudah ada kontrak dengan sejumlah gaji yang diberikan oleh owner.


Menurut pengamatan saya, DL ini bisa sampai pada turunan pertama di bawah DL utama. Dibuat memang oleh perusahaan dibawah DL utama atau dibuat sendiri oleh DL bersangkutan untuk kepentingannya sendiri.




Ini banyak kita temui pada entitas/aplikasi yang bermain halus dengan meniadakan aliran dana langsung ke perusahaan sehingga tidak berbenturan dengan aturan pengalangan dana masyarakat secara ilegal.


Cara ini mulai lebih banyak muncul dalam beberapa tahun terakhir dibandingkan dengan cara kasar yang langsung mengarahkan aliran dana deposit/top up member ke rekening perusahaan. Hubungannya dengan Afiliator adalah kesamaan tugas dan fungsinya yaitu orang yang "mengendorse" sebuah produk dengan tujuan menarik minat masyarakat agar mengikutinya.


Kebanyakan yang menjadi afiliator adalah para publik figur/influencer hingga memperluas pangsa pasar yang ingin dicapai. Hal yang banyak dibicarakan pada saat ini adalah aktor intelektual yang menjadi dalang dan pemodal bagi program bisnis berskema ponzi dan money game ini.


Bisa dikatakan para direktur utama, CEO, pemimpin perusahaan, manajemen perusahaan, dan banyak penyebutan lainnya hanyalah "Frontman" yang diletakkan didepan. Sementara aktor utamanya alias  dalang yang bermain dibalik layar masih sangat sulit untuk dideteksi publik.





Bukan rahasia lagi dan sudah diketahui khalayak ramai jika bisnis seperti ini banyak dijalankan oleh para oknum yang tahu aturan hukum bahkan memiliki jabatan penting di lembaga pemerintahan.


Kita nantikan kinerja aparat terkait mengungkapnya agar bisa mengurangi maraknya bisnis skema ponzi dan money game.



disadur dari grup MAP

Rabu, 21 Juli 2021

Vtube Main Tenis Selama 60 Hari - Melebihi Olimpiade Tokyo 2020

Kepada Vtubers yang kami cintai,


Berkaitan dengan aplikasi vtube 3.0 yang sudah hadir beberapa hari terakhir, kami menyampaikan bahwa saat ini kami menemukan berbagai kendala infrastruktur IT. Server upgrading, integration dengan beberapa partner, encryption dan performance capacity yang berdampak pada proses verifikasi dengan partner kami yang terhubung secara API (Application Programming Interface) dan berbagai proses pelayanan kepada seluruh vtuber.





Atas beberapa hal tersebut, perusahaan menyadari ketidaknyamanan yang dihadapi baik dari sisi operasional dan tentu seluruh vtubers, kami berupaya untuk melakukan perbaikan sambil berjalan, namun dengan sangat berat hati kami sampaikan bahwa hal tersebut harus dilakukan secara intens.


Atas dasar hal tersebut, melalui pengumuman ini kami umumkan jadwal optimalisasi aplikasi terkait pengembangan sistem dan program pemasaran vtube yang baru guna meningkatkan daya jual vtube menjadi aplikasi media sosial periklanan yang terbaik di Indonesia, maka diumumkan bahwa aplikasi akan offline dari tanggal 22 Juli 00.00 dan estimasi akan kembali sampai dengan 60 hari.





Kami juga akan meningkatkan fitur fitur media sosial yang lebih nyaman untuk digunakan (user friendly). Melihat antusiasme UMKM yang memasang iklan di Vtube, kami tetap berkomitmen untuk meningkatkan fitur periklanan yang ada di dalam Vtube agar dapat memberikan dampak yang terbaik kepada seluruh UMKM. Perusahaan juga akan memberikan promosi sebagai bentuk kompensasi untuk para Vtuber yang setia mendukung proses optimalisasi ini. Kami akan tetap menginformasikan lebih lanjut melalui saluran resmi kami atas perkembangan yang ada.


Tak lupa, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas Waspada Investasi atas normalisasi PT Future View Tech sesuai dengan Siaran Pers SWI dengan nomor SP/04/SWI/VII/2021.



Terima kasih atas dukungan dan pengertiannya







Tanggapan dan kebohongan berlanjut terus oleh para leader :





*Sodara sodaraku yang Terkasih Senasib Seperjuangan*


60hr ini biarkan Tim IT dan Management bekerja maksimal. 

Kita harus support mereka demi kebaikan kita bersama untuk menggunakan ladang emas kita secara longlive kedepan.🚀🚀🚀


60hr itu pendek ayatnya sodaraku.kmarin aja hampir 5 bln kita bisa.walaupun hy aktif 12hr utk selesaikan misi.

Kuatkan mental kita walaupun realnya susah.

Kita harus melapangkan dada dan berharap apa yg dilakukan management demi kelangsungan usaha kita ini kedepan agar menjadi lebih baik tanpa kendala.

Jangan sampai nanti pada anak cucu kita yg mendapatkan kendalanya jangan sampai sia2 nantinya.karena mental kita sama mental anak cucu kita jelas berbeda.

Jangan sampai apa yang kita perjuangkan selama ini sia sia.


Maka dr itu kuatkan diri kita masing2 berpikir positif jangan sampai sisi negatif yang kita dapat.buang jauh2 sisi negatif tersebut karena itu akan merugikan dan menghancurkan kita sendiri.


*_Berpikir Positif Percaya Konsisten Semangat Berdoa dan Berharap itulah hal yg wajib kita lakukan sekarang._*


Management pasti melakukan hal yang terbaik buat kita para member vtuber kedepannya.

Yakinlah akan hal itu.


Semoga saja bisa lebih cepat  kurang dr 60 hari selesai 


*#Satukan Barisan*

*#Satu Tujuan* 

*#Satu Komando*

*#Vtube Layak Diperjuangkan*

*#LongLive VTube VIPlus*

*#Sukses Bersama*



NB : Semoga sebelum olimpiade kelar, para engineer Vtube selesai juga main tenis nya yaa....

Senin, 12 Juli 2021

Internet Marketers Yang Boncoz di 2020 Adalah Menjadi Sebab Kenapa Vtube Jadi Heboh



Ya. Saya termasuk orang yang gak gampang percaya sama issue-issue yang beredar di luar, sebelum ngalamin dan ngerasain sendiri.⁣⁣

Termasuk ketika ada issue bahwa Instagram akan jadi platform berbasis Video, bukan Gallery Photo lagi kaya yang sekarang-sekarang.⁣


Hasilnya? ⁣

Seperti yang Saya ceritakan di carousel di atas.⁣

⁣Jadi, sebelum algoritma tak berpihak pada single atau carousel post, maka izinkan Saya ngasih tahu.⁣⁣

Kalau Anda masih mau baca tulisan-tulisan Saya, pastikan slide ke-10 dilakuin ya. Kenapa?⁣

Setidaknya Anda dapat notif langsung, nggak ngandelin algoritma Instagram bekerja:⁣

Karena jujur, performa akun Saya semingguan ini ambyar banget! Kacau balau pokoknya.⁣


Gimana, masih mau baca?⁣


Please like, komen, dan share juga ya, saya pengen tahu, seberapa banyak yang baca postingan ini. Jangan-jangan….



Tulisan di atas merupakan potongan dari Instagram seorang legenda internet marketers di Nusantara bang Dewa Selling. Lalu apa hubungannya dengan VTUBE ?







Vtube itu bisnis periklanan ! Itu yg menjadi jargon awal mereka yg saya kenal. Namun jargon yg gak kalah penting dan menggelitik saat pertama mengenalnya adalah : REBAHAN NONTON IKLAN DAPAT DUIT ! Wahh gak beres ini dari sudut pandang Internet Marketers atau lebih dikenal dengan IMERS.


Iklan Facebook atau Facebook Ads adalah fitur yang ditawarkan oleh Facebook untuk mempromosikan atau mengiklankan suatu Fan Page yang sebelumnya sudah dibuat oleh pengguna Facebook dengan jangkauan yang berbeda dan dapat diatur oleh pemasang iklan tersebut. Facebook sendiri merupakan situs jejaring sosial dengan platform yang memungkinkan para penggunanya untuk menciptakan halaman pribadi, menambahkan teman, serta mengirim pesan.


Situs jejaring sosial Facebook memiliki pengguna dengan lebih dari 1 miliar pengguna di seluruh dunia, sehingga dapat dikatakan bahwa Iklan Facebook merupakan iklan dengan jangkauan yang luas hingga dapat mencapai target 1 miliar pengguna di seluruh dunia. 


Dalam iklan Facebook, para pengiklan sebelumnya harus memiliki halaman Fan Page yang memungkinkan untuk para pengguna Facebook lainnya memberikan LIKE atau menjadi penggemar atas Fan Page tersebut, dan Fan Page tersebut dapat berupa perusahaan, produk layanan, individu, merek dagang, dan lain sebagainya. 



Dalam perancangan iklannya, para pengiklan dapat dengan spesifik mengatur target pasar yang ingin mereka tuju, seperti wilayah geografi, gender atau jenis kelamin, umur, hal yang disukai, status pernikahan, pendidikan, dan lain sebagainya, dan setelah pengiklan memilih karakter target iklan apa saja yang akan dipilih, ia akan mengetahui berapa banyak jumlah target iklan mereka, dan hal tersebut membuat iklan yang dibuat menjadi lebih efektif dan tepat pada sasaran.


Kehadiran Fbads (termasuk iklan di Instagram) sangat membantu para penjual online maupun pebisnis lainnya, terutama di awal kemunculannya di sekitar tahun 2012 sangat mudah untuk mendapatkan enggagement atau sasaran pembeli. Sampai-sampai para jago marketing berani beriklan dengan budget 1 Miliar rupiah sebulan, dengan target omset 3X dari modal iklan. Penulis juga sempat merasakan manisnya berjualan produk dan jasa melalui iklan di FBAds sampai suatu ketika di akhir 2019 entah kenapa enggagement menjadi jeblok dan lebih menuju ke pembeli yg tanya-tanya saja.





Ketika Vtube muncul diawal pandemi ini momennya sangat mengagetkan para IMERS yg terserang wabah Iklan Boncos. Mereka para imers terkejut dengan marketing plan Vtube dimana penonton iklan dibayar, iya dibayar pake dolar! Wahh ini gak masuk di logika para Imers yg iklan itu malah kebanyakan di skip dan saat bersamaan kemunculan vtube itu, kebanyakan calon pembeli hanya tanya tanya doang. Ehh Vtube malah membayar yg menonton iklannya.


Inilah yg menyebabkan VTUBE  menjadi sasaran empuk kekesalan para IMERS. Jadi jangan kaget wahai para leader dan member vtube, kalian itu sedang di gempur habis-habisan oleh para Imers yg sedang mengalami Tsunami periklanan digital seperti yg dialami oleh DewaSelling di gambar paling atas pada blog ini.  



Kehadiran platform video pendek + periklanan asal negeri tiongkok yang banyak memberikan bonus kepada penggunanya, merupakan tantangan berat bagi para Imers pengguna Fbads. Tiktok - Snack video - Helo dan sebagainya menjadi idola kaum muda yg lebih cenderung menonton iklan untuk mendapatkan reward. Walaupun program rewardnya sedikit mirip Vtube, tapi harap di ingat juga yg dilakukan oleh snack video adalah program bakar-bakar uang, bukan jualan poin antar sesama member seperti yg dilakukan di vtube. 





Masih mau mengatakan Vtube bukan money game jual beli poin antar member  ? 

Apakah Vtube Penipuan dan Dapat Terjerat Hukum ? Begini Ceritanya ..

Vtube adalah bisnis periklanan, itu jargon yg di tawarkan ke pihak SWI. Asalkan sepanjang iklan yang di tonton member benar benar iklan yang berbayar. Artinya setiap nilai poin / reward yang terbit tersimpan nilai cast saldo dalam rekening perusahaan, walaupun dalam prosesnya terdapat transaksi antar member .





Maka bisnis tersebut real and clear, kapanpun dan berapapun vp yang beredar akan dapat dipertanggungjawabkan.


Namun seberapa mampu perusahaan menyajikan iklan iklan yang benar benar berbayar kepada pera membernya sebagai sumber point' dan sumber uang ? Hal ini merupakan beban yang sangat berat. Karena semakin banyak member semakin berat pula beban yang diterima perusahaan.


Faktanya  perusahaan tidak mampu menyediakan iklan iklan berbayar tersebut. Sehingga point yang terbit hanya berupa cek kosong. Maka transaksi antar member adalah jual beli cek kosong dan beban resiko berpindah kepada member get member. 


Jadilah  bisnis tersebut sebagai investasi bodong, moneygame, ponzy dan menjadi haram dan poin berakhir menjadi sampah.



Sebesar apapun cerita keuntungan member yang pernah diraih sebesar itu pula kerugian member yang diderita.


Tapi, mari kita cermati beberapa hal dari Vtube 3.0 yg launching di awal juli 2021 :



1. Update aplikasi yang hampir setiap hari.


Ini bisa saja karena Vtube berusaha memberikan yang terbaik kepada para penggunanya. Sayangnya, ini juga indikasi bahwa Vtube ternyata belum siap dalam mengembangkan aplikasi v3, yang konon (jangan dibalik) kabarnya akan menyaingi Youtube.


Kenapa saya berkata begitu? Karena, seharusnya aplikasi sebelum dirilis ke publik, sudah di test (debuging). Kalo aplikasi yang normal biasanya menggunakan version control. Misalnya: versi alpha (versi awal), versi beta (versi uji coba), versi open beta (versi uji coba publik), versi beta Release Candidat (beta RC, versi yang siap dirilis, namun diuji ulang untuk mendapatkan aplikasi yang terbaik. Terakhir barulah namanya versi release. Ini adalah aplikasi yang sudah fix dan siap dipakai oleh publik.



2. Adanya T&C yang berubah-ubah.


Seharusnya ini menjadi sebuah pertanyaan kritis bagi kita semua. T&C seharusnya merupakan cerminan sebuah sistem, yang sebelumnya dipresentasikan oleh PMSE yang dikeluarkan oleh Kominfo. Dan banyak sekali point2 yang meragukan dalam T&C tersebut. Salah satu poinnya adalah: 


"Pihak Vtube tidak bertanggungjawab jika VTube mengalami gangguan karena gangguan Virus, trojan, dll." Ini sebetulnya menggelikan. Sebagai penyedia sebuah sistem aplikasi, sudah seharusnya mereka juga bertanggungjawab jika ada celah keamanan. Bagaimana jika cracker masuk, mengobrak-abrik database dan kemudian "mengambil" VP dari member? Lalu setelah itu terjadi, VTube angkat tangan. Ini sebetulnya sebuah tindakan yang tidak bertanggung jawab.



3. VP yang kunjung tidak terbeli oleh perusahaan 


Sebagaimana yang dijanjikan Vtube dan diwajibkan SWI segala poin dan reward yg didapatkan oleh member dibayar perusahaan. Ada yang sudah pernah cairkan VPnya?


Nah, itulah yang saya temukan. Kemudian selanjutnya, silahkan gunakan akal sehat untuk berpikir. Dan tentu saya "DWYOR", Do With Your Own Risk.....





Contoh Kasus investasi bodong


Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor: 36/Pid.Sus/2018/PT.DKI, putusan tersebut menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 1116/Pid.Sus/2017/PN.Jkt.Brt, dalam putusan tingkat pertama tersebut terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan, bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan penipuan dengan sarana Transaksi Elektronik dan Tindak Pidana Pencucian Uang. 


Penipuan tersebut dilakukan dengan cara tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan mengenai investasi yang mengakibatkan kerugian konsumen. Perbuatan terdakwa tersebut, diancam pidana sebagaimana yang diatur dalam Pasal 45A ayat (1) UU 19/2016 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP


Terdakwa dihukum dengan pidana penjara selama 10 (sepuluh) tahun .







- Dirangkum dari FB group MAP -

Jumat, 09 Juli 2021

Vtube Kena Tegur Ketua SWI Pak Tongam - Masih mau melanggar coyy ?

Tanggal 7 Juli 2021, Satgas Waspada Investasi memanggil pengurus VTube sehubungan dengan laporan masyarakat mengenai kegiatan usaha VTube yang diduga masih menggunakan sistem pemasaran yang lama.


Satgas Waspada Investasi meminta pengurus VTube untuk mengumumkan kepada masyarakat:

1. Pemasang iklan membayar biaya jasa iklan, tapi tidak ada pemberian reward.

2. Penonton iklan diberikan reward sesuai ketentuan, tapi tidak ada pembayaran apapun kepada VTube.


Kita berharap VTube menjadi usaha yang benar-benar murni sebagai jasa periklanan, tanpa ada janji-janji reward kepada pemasang iklan yang bisa disalahgunakan.

Kami menghimbau kepada masyarakat agar jangan ikut kegiatan yang memberikan iming-iming imbal hasil tinggi, dengan terlebih dahulu membayar sejumlah uang atau point tertentu. Itu diduga penipuan.





Dari video pak tjandra tedja, didapatkan sebuah penjelasan yg bagus mengenai kata-kata yg sebelumnya penulis bingung mengartikannya, yg terdapat pada website vtube.co




Begini transkrip dari video pak tjandra tedja..

.......................................

sampai 08.00 bahkan 08.00 lewat semua orang termasuk saya penasaran, ngetes kalau kita masuk ke situs vtube.co ini tetap anda tidak bisa dapet link untuk mendownload aplikasi kalau Anda Klik tombol yang Google Playstore.  Sampai sekarang pun tidak tersedia di Google Play Store !


Kemudian kira-kira eh 09.20 jok sebelum 9.01 eh si Pak lui juga membuat konten Vtube sudah bisa diunduh Kamis 8 Juli pukul delapan malam, eh sonk juga dia. Nah ini leader-leader yang ya biasalah memberi PHP supaya tetap semangat gitu ya Gak Masalah lah namanya juga usaha gitu ya.


Ternyata pada 08.00 tidak bisa tidak bisa juga tapi untungnya sekitar jam 09.00 malam sudah bisa di download versi 3.0 Oke, tapi  ada beberapa hal dua setidak-tidaknya ada tiga lah. Menjelang video itu bisa didownload sekitar jam 09.00 di website vtube.co keluar pengumuman ini kita baca 


Pengumuman : aplikasi video adalah sebuah aplikasi jasa periklanan. Dalam menjalankan kegiatan ini pihak Vtube tidak memberi kompensasi atau keuntungan gitu ya kepada pemasang iklan dan  ada benernya ada ngibulnya juga, apa sebenarnya ?




Begini kalau bener-bener ada UMKM yang hanya ingin pasang iklan ya diterima dong Ya dong Misalnya pecel mpo lela  :" Eh aku mau pasang nih Iklan eh aku beli 1000 views dengan 1vp =  Rp14.000. Jadi kalau dia beli 1000 views = 14 juta rupiah . Saya lagi mikir ya kalau pecel Mpok Lela beli iklan gitu ya14 juta bisa nangis,  untungnya aja mungkin segitu ya tapi terserah dia ya.

Nah kalau benar Pecel bolehlah Mau beli 1000 views dia cuman mau pasang iklan betul dia tidak dapat kompensasi apa-apa dia cuman pasang iklan bener tetapi lupa dia ya lupa, dia dia pikir saya dan Pak tonggam bisa dikibulin ? Dia lupa dengan yang namanya program tadi brand awareness.  Entar saya saya kasih penjelasan lagi ya brand awareness yang ada basic a-b-c-b-a-b-c.


Nah itu kan sebenarnya ditujukan oleh ditujukan untuk kemasan iklan kan. Karena tiap beli views, untuk apa beli views ? Untuk pasang iklan dong. Waduh kamu gimana sih bikin sistem tapi sendirinya Bulak balik kata-kata. Kita lihat dulu nih disitu dikatakan apa basic a-b-c-b-a-b-c itu adalah program brand awareness, memulai kampanye produk atau jasa anda dengan apa pasang iklan kan membeli views kan basic dia beli 1000 wiewss. Untuk apa pasang iklan kan ?





Jadi lucu gitu statementnya gitu ya tadi dikatakan pemasang iklan tidak dapat kompensasi,betul kalau yang namanya tadi contoh UMKM pecel bolehlah hanya mau pasang iklan tapi tidak mau ikut-ikutan basic a-b-c-b-a-b-c. Betul tidak dapat kompensasi cuman pasang iklan. 


Loh kenapa program basic a basic b basic. Sekedar tujuannya untuk program brand awareness memulai kampanye produk atau jasa dia belilah basic walaupun di sini tidak ada eh keharusan pasang iklan tapi dia beli dipasangkan boleh Enggak boleh dia beli 1000 views dia pasangin semuanya kan tujuannya viskosa iklankan boleh Enggak boleh Setelah dia pasang iklan dia nonton dapat daily reward 30 views 40 hari dia dapat beratus-ratus maka pecel bolehlah untung 200s an.





Selasa, 06 Juli 2021

Didi Chuxing vs China Government Saga After The IPO - What the ... ?

Didi: China blocks ride-hailing app over privacy breach


One of the country's biggest ride-hailing services has been ordered off app stores over "serious violations" related to customer privacy. The decision comes just after Didi's massive IPO.




China's cyberspace regulator on Sunday ordered app stores to remove Didi Global Inc as the ride-hailing service overhauls its handling of customer data. The announcement of the ban came just days after the company's New York Stock Exchange debut.


The Cyberspace Administration of China (CAC) said an investigation found "serious violations" in how Didi collected and used personal information.


A statement said Didi was told to "rectify problems." It did not give further details but said the company was barred from accepting new customers until the probe was completed.


Ban follows massive IPO


Earlier this week, Didi pulled off one of the biggest initial public offerings (IPO) of the past decade, raising $4.4 billion (€4.6 billion) from investors in its New York stock listing.




On Friday, CAC announced that it was starting a cybersecurity review of the company, prompting Didi shares to fall 5.3%.


The timing of CAC's announcements followed the Communist Party’s 100th-anniversary celebrations in Beijing.


Dozens of social media and e-commerce firms have been told to handle customer information more carefully as the party intensifies control over influential tech giants. Some have been told to collect less information.


In April, the Alibaba Group, the world's biggest e-commerce platform, was fined $2.8 billion on charges of violating anti-monopoly rules.


Didi reacts to ban


Didi said it would "strictly comply," without elaborating.


Customers who downloaded the Didi app before the ban can keep using it normally, the company said in a statement on its social media account.


Didi was founded in 2012 as a taxi-hailing app and has expanded to include ride-hailing services with including private cars and buses. The Chinese firm says it's also investing in artificial intelligence and electric cars.


The rest of the world, which to the most part does not include China, uses American apps; Google, Twitter Facebook, Uber, and their associated services, and among many other super apps by Western tech corporations are absent in China. This is not new information, and it does not mean that the Chinese are locked out from the benefits of these services because the world’s most populous country replicates or clones such tools for its natives.




 

Case in point here is Uber, which, as said, is not available in China. However, there is Didi, which offers the same services as the American super-app, and is huge by all standards, including it being listed in the U.S. just the other day.


Didi has since been ordered off app stores by Beijing following issues related to the collection and use of customer data.


Here is the statement that was issued by the Nation Internet Information Office in China:


According to the report, after testing and verification, “drip travel” app there are serious violations of the law and the collection and use of personal information. The State Internet Information Office, in accordance with the relevant provisions of the Cyber Security Law of the People’s Republic of China, notified the App Store to take off the “drip travel” app, requiring drip travel technology Co., Ltd. to strictly follow the legal requirements, refer to the relevant national standards, seriously rectify the existing problems, and effectively protect the security of the personal information of the vast number of users.


The statement does not reveal the specifics of the problems linked to banning the app. Chinese internet regulators have only stated that they received information about the security issues, tested the information, and eventually verified it.


Just the other day, Chinese internet regulators announced that new sign-ups for Didi would be suspended to examine a security concern. You should note that Didi had been listed two days earlier, and this development led to a fall in share price.



The Sunday blow (Didi being called off stores) could be connected to the review that halted the addition of new customers in Didi, although such a statement has not been revealed.


The moves can be extrapolated to indicate the manner the Chinese government regulates its internet space with an iron fist, and in cases where Americans are part of the process.


Launched in 2016, Didi purchased Uber operation in China and has 377 million active users in China alone. It also runs operations in other countries such as Brazil, Australia, and South Africa, and 13 others.

Senin, 05 Juli 2021

Asuransi atau Investasi ? kenali perbedaan pemahamannya

Untuk memberikan jaminan keamanan di masa depan, banyak masyarakat yang sudah mengincar produk-produk keuangan. Akan tetapi, dua produk yang paling digemari adalah produk seperti asuransi dan investasi. Kedua produk tersebut menjadi hal yang harus dimiliki di era seperti sekarang ini. Idealnya adalah setiap orang harus memiliki kedua produk tersebut.




Fungsi dari asuransi adalah supaya mendapat perlindungan terhadap seseorang atau keluarganya dalam hal finansial dari resiko yang datangnya secara tiba-tiba atau tidak terduga.


Sedangkan fungsi dari investasi adalah untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang agar daya beli yang dimiliki oleh seseorang tidak habis terkuras oleh inflasi. Kedua produk keuangan tersebut adalah hal yang sangat penting.


Manakah yang Harus Didahulukan?


Satu hal yang selalu diperdebatkan adalah apabila jumlah harta yang Anda miliki sangat terbatas dan tidak bisa mencakup kedua hal tersebut. Manakah yang seharusnya didahulukan? Asuransi atau investasi?





Banyak yang berpikir bahwa kedua hal tersebut memiliki banyak kesamaan dan yang perlu dilakukan hanyalah memilih salah satu diantara keduanya. Hal tersebut adalah salah. Membeli asuransi tidak bisa melipatgandakan uang yang Anda miliki. Sayang sekali masih banyak orang yang berpikir demikian.


Asuransi tidak memiliki konsep pengembangan uang seperti dalam berinvestasi. Konsep dari asuransi adalah lebih bertujuan untuk mengantisipasi resiko dari munculnya hal-hal di luar dugaan seperti sakit atau kecelakaan.


Dengan terjadinya hal-hal seperti itu, barulah Anda bisa mendapatkan sejumlah uang sebagai bentuk pertanggungan yang Anda dapatkan. Uang tanggungan tersebut Anda dapatkan karena Anda telah membayar premi asuransi dengan teratur sebelumnya.


Tetapi apabila tidak terjadi hal-hal di luar dugaan seperti yang telah disebutkan, maka premi yang telah Anda bayar tersebut akan hangus atau menjadi milik perusahaan asuransi. Secara umum asuransi untuk perorangan dapat dibagi menjadi asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi penyakit kritis dan asuransi kesehatan. Masing-masing produk asuransi tersebut memiliki manfaat yang berbeda-beda.


Bagaimana Kalau Dananya Terbatas?





Kembali pada pertanyaan semula. Manakah yang sebaiknya menjadi prioritas jika dana yang dimiliki sangat terbatas. Apakah Anda harus memiliki asuransi terlebih dahulu atau berinvestasi sesegera mungkin?


Untuk Anda yang bekerja sebagai seorang karyawan di sebuah kantor, sebenarnya tanpa disadari Anda sudah memperoleh manfaat asuransi. Namun bagaimana dengan yang tidak mendapatkan fitur tersebut?


Apabila dananya memang sangat terbatas, yang sebaiknya menjadi pilihan Anda adalah asuransi. Prioritaskan asuransi ketimbang investasi karena jika terjadi resiko seperti kecelakaan, investasi yang baru dijalankan tidak akan bisa banyak membantu.


Hal tersebut dikarenakan nilai investasi yang cenderung masih kecil dan belum mampu memenuhi kebutuhan finansial Anda beserta keluarga.


Seiring dengan berjalannya waktu, di saat keadaan finansial Anda sudah meningkat nantinya baru Anda bisa mulai melakukan investasi. Hal tersebut sesuai dengan keadaan secara realistis. Apabila Anda mempunyai badan dan pikiran yang sehat, Anda pasti bisa mencari cara untuk meningkatkan hasil pendapatan.


Tips Memilih Asuransi





Berikut kami menambahkan beberapa tips untuk Anda dalam memilih asuransi:


  • Pilih produk asuransi pada perusahaan asuransi yang telah diakui dan memiliki kredibilitas yang baik. Supaya lebih mudah, Anda dapat melakukan pencarian di internet mengenai perusahaan-perusahaan asuransi terbaik.
  • Karena sebuah perusahaan asuransi memberi banyak pilihan produk-produk asuransi, ada baiknya jika Anda tidak terburu-buru dalam memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Gunakan waktu Anda sebaik-baiknya untuk memilih.
  • Perhatikan baik-baik syarat dan ketentuan yang diberlakukan oleh pihak asuransi. Akan lebih baik untuk Anda jika menanyakan beberapa poin yang kurang Anda mengerti.
  • Pahami rincian polisnya. Ketahui peristiwa apa saja yang ditanggung oleh pihak asuransi.
  • Pastikan premi asuransi yang Anda bayar sesuai dengan kemampuan finansial Anda.
  • Kasus yang sering terjadi adalah kesulitan dalam mendapatkan biaya pertanggungan. Pelajari dengan jelas prosedur apa saja yang harus dilalui untuk bisa melakukan klaim.



Kembali pada Diri Sendiri


Apakah mungkin jika berinvestasi tanpa memiliki asuransi apapun? Pertanyaan itu Anda sendiri yang bisa menjawabnya. Hal tersebut sebenarnya bisa saja dilakukan apabila Anda berani menanggung resikonya. Namun resiko tersebut dapat dihindari jika Anda bisa memulai pola hidup sehat supaya bisa menghindari datangnya penyakit yang akan menguras uang Anda.

Join Our Newsletter